(Pada 2 September 2009 sekitar jam 3 sore WIB, gempa kecil terasa di Gedung C Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, tempat saya berada saat itu. Gempanya tidak seberapa, tetapi entah bagaimana kejadian tersebut menjadi suatu ilham bagi saya untuk mengabadikannya dalam puisi berikut.)
Gempa kecil, tak bisa diremehkan
Kuturuni anak-anak tangga
Kututupi kepalaku
Wahai langit, janganlah engkau runtuh
Wahai bumi, janganlah engkau terbelah
Penghuni gedung cerai berai
berlomba turun keluar ruangan
berhamburan keluar bangunan
Harta benda ditinggalkan;
apalah artinya dibanding nyawa
Gempa berlalu
Langit dan bumi masih terpisah
Syukurlah
Akan tetapi, aku lebih bersyukur lagi
Di antara orang-orang, kulihat dia
hidup, berdiri, bertutur, tertawa, di depanku,
meskipun, amat sangat kusesalkan, tanpa diriku
karena aku terlalu pengecut;
bahkan berbasa-basi “Kau tak apa?” pun aku tak sanggup
Lelaki macam apa aku ini?
Terima kasih, Tuhan,
Sekali lagi Kau izinkan aku menatap dia
ciptaan-Mu yang halus, rapi, anggun, mempesona
Terima kasih
Andai Kau ciptakan dia untukku
Erik D.T.
Depok, Rabu 2 September 2009
13 Comments
Ciee Erik. “dia” itu pastinya bukan cowo kan rik :p??
Amat sangat disayangkan sekali Bung Fajar, keyakinan Anda sepertinya dengan sangat menyesal tidak dapat kami benarkan.
Hahahahaha
jadi beneran cowo? (Y/N)
@mira
Mu.
Tak paham? Coba http://en.wikipedia.org/wiki/Mu_(negative).
maaf…
tampaknya saia tetap tidak begitu paham.
saia asumsikan itu pertanyaan yang dihindari jawabannya
Hahaha… Anda tidak salah.
A temporary nondisclosure agreement between Erik and me prevents I from expressly disclosing the subject.
Hahahahaha…
Ihiy
Cie cie
erik tobat
eh rik, lo ga pergi ke malang ?
gmn kabar depok ?
btw ini lookupnya gw dari mana :p~
Iyoi… kagak ikut.
Depok aman-aman aja seperti biasa, cuma kayaknya akhir-akhir ini jarang hujan.
Hahaha… mencoba pake anonymising proxy hah? Atau virtual private server?
sayang sekali keduanya salah, pake dedicated server ha ha ha.
disini hujan terus rik, maen2 lah ke sumatra :p
Orang kayak lu kira-kira make dedicated server buat apa?
Gimana mau main ke Sumatra… nggak ada cukup duit.
Lagipula gua nggak tau mau ngapain di sana…